PENGERTIAN MENGENAI SINGLE BOARD CONTROLLER
1. Breadboard
Sebuah papan percobaan untuk membangun berbagai rangkaian elektronik tanpa harus menyolder dari satu kaki komponen ke kaki komponen lainnya, hanya menghubungkannya cukup tancapkan pada breadboard. Konstruksi bagian dalam pada sebuah breadboard di mana setiap baris lubang 1–30, 5 lubang yang berlabel A–E terhubung bersama begitu juga 5 lubang F–J terhubung semua. Pada bagian sisi lubang yang terdapat label [–] dan [+] terhubung semua lubang sebaris dari ujung kiri ke kanan.2. Kabel jumper
Berfungsi untuk menghubungkan tiap kaki komponen yang terdapat pada rangkaian breadboard, dan untuk menghubungkan kaki komponen ke Arduino board.
3. Light Emitting Diode (LED)
LED merupakan tipe dioda, arus listrik hanya mengalir dari satu arah. Seperti semua tipe dioda, arus listrik hanya mengalir satu arah melalui komponen elektronik. Kaki anoda, yang biasanya lebih panjang, adalah sisi yang harus terhubung ke tegangan positif memiliki kaki lebih panjang, sedangkan kaki katoda ukurannya lebih pendek.
4. Potensiometer
Sebuah resistor yang nilai hambatannya dapat diatur sesuai posisi putaran knob. Ketika pada kedua sisi kaki potensiometer diberikan tegangan positif 5V, maka pada kaki di bagian tengah memberikan nilai tegangan 0–5V sesuai dengan posisi putaran knob.
5. Push button
Berfungsi sebagai saklar yang digunakan pada suatu rangkaian ketika knobnya ditekan. Sakelar on/off arus dapat digunakan sebagai piranti input untuk mendeteksi sinyal ON/OFF.
6. Servo
Motor yang mempunyai gearbox dan dapat berputar dengan posisi yang presisi sesuai perintah, untuk umumnya ini hanya bisa berputar 180°. Putarananya dapat dikontrol dengan memberikan pulsa tegangan analog dari output Arduino, pulsa tegangan tersebut yang menentukan servo untuk berputar pada posisi tertentu.
7. Modul relay
Relay adalah sebuah sakelar yang dikontrol secara elektronik, untuk mengubah kondisi sakelar menjadi ON/OFF mengandalkan arus listrik yang dikenakan pada lilitan magnet di dalamnya. Pada modul relay ini selain terdapat komponen sakelar magnetik itu sendiri juga terdapat tambahan seperti led sebagai indikator, transistor sebagai pengendali, dan terminal, sehingga modul relay ini memungkinkan untuk langsung dihubungkan dengan Arduino dan dapat bekerja bersama-sama dengan tegangan kerja 5V.
8. Sensor DHT11
Sensor untuk mengukur suhu dan kelembapan udara sekitar. Output yang keluar dari sensor ini sudah berupa data, sehingga tidak memerlukan pengolahan library pada sketch programnya. Adapun untuk membaca data dari sensor DHT11 ini memerlukan satu pin digital Arduino dengan pengambilan data tiap 2 detik sekali, serta pin VCC (Power 5V) dan GND (Ground).
9. Modul Ultrasonik
Berfungsi sebagai sensor jarak untuk mengukur jarak dari 2cm–400cm dan memiliki tingkat akurasi sekitar 3mm. Pada modul ultrasonik terdapat pin ultrasonik penerima, pemancar dan rangkaian kontrol. Hanya terdapat empat pin untuk menghubungkan modul ultrasonik dengan Arduino berupa VCC (power 5V), trig (trigger), echo (receive), dan GND (ground).
10. Kabel USB
Berfungsi untuk menghubungkan antara Arduino Uno dengan perangkat komputer atau Android (perlu OTG adapter), sebagai jalur pemrograman. Kabel USB ini juga berfungsi untuk memberikan sumber tegangan pada setiap rangkaian proyek yang terhubung dengan Arduino.
11. LED RGB
Sebuah LED yang di dalamnya terdapat tiga buah LED berwarna dasar Red-Green-Blue (merah-hijau-biru), perpaduan dari tiga warna tersebut dengan tingkat kecerahan yang berbeda dapat menghasilkan semua kombinasi warna.
12. Liquid Crystal Display (LCD)
Media penampil alfanumerik yang menggunakan kristal cair sebagai medianya. LCD tipe ini terdapat pada Kit ini mempunyai 2 baris dan 16 karakter tiap barisnya.13. Buzzer
Komponen elektronik yang berfungsi mengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Terdapat dua tipe buzzer yang sering digunakan, buzzer aktif (bisa mengeluarkan bunyi hanya dengan diberikan tegangan 5V) dan buzzer pasif (diperlukan rangkaian simulasi pulsa tegangan untuk dapat mengeluarkan suara), pada Kit ini menggunakan jenis buzzer 5V.14. Resistor
Berfungsi untuk menahan arus listrik pada rangkaian, sehingga dapat menghasilkan nilai hambatan yang sesuai kebutuhan. Nilai hambatan ditandai dengan satuan Ω (ohm). Susunan cincin warna pada resistor menunjukkan nilai hambatannya.
15. Photoresistor
Photoresistor disebut juga sebagai LDR (Light Dependent Resistor) sebuah variable resistor yang nilai hambatannya bergantung dari tingkat intensitas yang diterima pada permukaan sensor tersebut.
SUMBER :
1.https://en.wikipedia.org/wiki/Breadboard
2.https://www.arduinoindonesia.id/2022/11/pengertian-jenis-dan-cara-kerja-kabel-jumper-arduino.html
4.https://www.detik.com/bali/berita/d-6439724/mengenal-potensiometer-jenis-dan-prinsip-kerjanya
6.https://www.arduinoindonesia.id/2022/10/pengertian-dan-prinsip-kerja-motor-servo.html
9.https://www.electronicwings.com/sensors-modules/ultrasonic-module-hc-sr04
10.https://batamkamera.com/shop/kabel-data-mini-usb-30cm/
11.https://www.build-electronic-circuits.com/rgb-led/
12.https://www.linsnled.com/difference-between-lcd-and-led.html













.png)















