Internet of Things (IoT) adalah konsep di mana benda-benda seperti HP, mobil, alat rumah tangga, atau mesin punya sensor dan bisa terhubung ke internet. Dengan begitu, benda-benda ini bisa mengumpulkan data, mengirimkannya, dan saling berkomunikasi, baik lewat internet (cloud) maupun langsung antarperangkat. Tujuan IoT itu intinya supaya hidup jadi lebih mudah dan praktis. Contohnya:
Biar lebih gampang → misalnya lampu nyala sendiri kalau kita masuk rumah.
Menghemat waktu → banyak hal bisa dilakukan otomatis.
Ketepatan → misalnya alat ukur cuaca yang kasih info kapan waktu terbaik menanam.
Lebih aman → contohnya GPS di mobil saat kita ingin pergi ke suatu tempat.
Bentuk nyata IOT dalam kehidupan seperti sarung tangan pintar (smart gloves) IoT untuk bahasa isyarat adalah perangkat yang dirancang untuk menerjemahkan bahasa isyarat menjadi teks atau ucapan, sehingga diharapkan komunikasi menjadi lebih baik antara individu yang menggunakan bahasa isyarat dan yang tidak.
Cara Kerja:
1. Ketika pengguna membuat gerakan bahasa isyarat, sensor pada sarung tangan akan mendeteksi perubahan posisi dan gerakan.
2. Data sensor ini kemudian dikirim ke mikrokontroler untuk diproses dan diterjemahkan (seperti Arduino atau ESP32)
3. Kemudian ditampilkan pada perangkat yang terhubung, baik dalam bentuk teks maupun audio.
Saat ini di Indonesia banyak yang sudah membuatnya seperti beberapa institusi di Indonesia ITB, UGM, UNS, ITS yang mengembangkan sarung tangan penerjemah bahasa isyarat. Tetapi, semua masih berada di ranah prototipe atau penelitian akademik. Saat ini belum ditemukan adopsi atau implementasi berskala luas dalam masyarakat umum.
PENGERTIAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Revolusi Industri 4.0 itu adalah perubahan besar dalam cara kita bekerja dan hidup karena teknologi yang semakin canggih. Kalau revolusi industri sebelumnya pakai mesin uap, listrik, atau komputer, yang ini lebih fokus ke teknologi digital dan pintar. Tujuannya :
Meningkatkan efisiensi → Pekerjaan yang dilakukan biasanya memakan waktu lama, dapat menjadi cepat dan meminimalisir kesalahan.
Menghemat biaya → Karena sudah dikerjakan secara otomatis maka tidak perlu merekrut karyawan dalam jumlah banyak.
Meningkat kualitas produk → Dengan teknologi hasil produk menjadi lebih presisi dan sesuai standar
Mempermudah kehidupan → Belanja onlien, navigasi gmaps.
Mendukung Inovasi → Membuka peluang inovasi bisnis yang baru.
Contoh nyata dalam kehidupan : Bagi para UMKM yang ada di Indonesia revolusi industri ini sangat berpengaruh. Indonesia memiliki lebih dari 64 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyumbang sekitar 61,07 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sekaligus menyerap 97 persen tenaga kerja. Itu bukanlah sekedar angka, dan bukan hanya soal bisnis kecil-kecilan mereka adalah penggerak utama ekonomi negara.
Kini sudah banyak para UMKM yang menggunakan platform e-commerce, media sosial, dan pembayaran digital. Untuk memperluas pasar dan mempercepat penjualan. Langkah yang baik di era revolusi 4.0. Tapi masih ada kendala serius yang dihadapi yaitu kurangnya akses internet, belum semuanya paham teknologi, dan kendala dana.
Pemerintah harus bantu lewat pelatihan, fasilitas, dan dukungan agar UMKM bisa berkembang di era digital. Generasi muda seperti Milenial dan Gen Z jadi harapan digitalisasi karena mereka mahir teknologi dan kreatif.
Sehingga diharapkan bagi generasi milenial dan Z dapat membantu untuk memberi dukungan kepada para UMKM seperti nembuka lapangan pekerjaan, menjadi investor dan pengusaha.
PENGERTIAN CLOUD
Cloud itu singkatnya adalah penyimpanan dan pengolahan data lewat internet, cloud merupakan bentuk off premise (non fisik) dari penyimpanan data. Tujuannya membuat hidup lebih praktis, aman, dan fleksibel saat nyimpen atau ngolah data. Contohnya :
Menyimpan data dengan aman → supaya kalau HP atau laptop rusak, file tetap aman di server cloud.
Bisa diakses dari mana saja → asal ada internet, file atau aplikasi dapat diakses di sekolah, rumah, atau warnet sekalipun.
Kerja bareng lebih gampang → misalnya saat mengerjakan tugas kelompok di Google Docs, semua bisa edit bersama tanpa harus kirim file lewat chat.
Hemat ruang & biaya → nggak perlu beli hard disk besar atau komputer super mahal, karena proses beratnya dikerjakan di server cloud.
Menurut artikel terbaru di TechRadar, banyak perusahaan mulai mengembalikan data dan aplikasi mereka dari cloud publik ke sistem internal (on-premise). Alasan utamanya: biaya cloud yang terus naik, regulasi data, serta kedaulatan data nasional.
Seperti kamu yang tadinya menyimpan tugas di Google Drive karena gratis dan praktis, tapi merasa lebih aman kalau disimpan di laptop sendiri.
PENGERTIAN BIG DATA
Big Data itu istilah untuk kumpulan data yang jumlahnya sangat besar, beragam bentuknya, dan datangnya cepat.Tujuannya :
Memprediksi tren → misalnya TikTok lihat data video yang lagi sering ditonton buat rekomendasi ke kamu.
Meningkatkan pelayanan → e-commerce seperti Tokopedia pakai data untuk menampilkan barang yang sesuai minat kamu.
Mencegah masalah → bank menganalisis transaksi untuk mendeteksi penipuan.
Riset dan inovasi →peneliti menganalisis data kesehatan untuk mencari obat baru.
Dalam artikel yang saya baca, disitu dijelaskan bahwa dengan mengumpulkan data dalam jumlah besar dan menganalisisnya memakai AI, perusahaan bisa memprediksi kebutuhan pelanggan, memberi rekomendasi yang tepat, mengatur stok, dan membuat strategi lebih cepat.
Ada juga contoh seperti Netflix dan Amazon yang sudah sukses menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan layanan dan keuntungan. Artikel itu menunjukkan hubungan erat antara Big Data dan AI sebagai kunci masa depan bisnis yang lebih pintar dan efisien.
Jadi, IoT, Big Data, dan Cloud saling berhubungan dalam Revolusi Industri 4.0. IoT membuat benda sehari-hari bisa terhubung ke internet dan menghasilkan data, Cloud menjadi tempat penyimpanan dan pengolahan data secara online, sedangkan Big Data menganalisis data yang sangat besar untuk menemukan pola dan solusi. Semua teknologi ini digunakan bersama dalam Revolusi Industri 4.0 untuk mempermudah kehidupan manusia, membuat pekerjaan lebih efisien, dan mendorong perkembangan teknologi modern
Tidak ada komentar:
Posting Komentar